Panduan Lengkap Virtual Advertising And Marketing Di Asia Tenggara Bagi Pemula

Bagian Pertama: Online Marketing Channels dan Analytics

Panduan ini ditulis untuk orang-orang yang baru mengenal dunia digital advertising and marketing (pemasaran virtual), serta mereka yang sudah punya pengalaman dasar di bidang ini. Khususnya jika kamu ingin:

  • Mempelajari konsep-konsep utama digital marketing untuk dipraktikkan dalam pekerjaan sehari-hari,
  • Belajar dari konten yang telah dilokalisasi untuk pasar Asia Tenggara, khususnya Indonesia,
  • Mempelajari apakah karir virtual marketing bisa jadi pilihan yang tepat untuk kamu
  • Mulai belajar tentang digital advertising sebagai persiapan untuk mengikuti Program Digital Marketing RevoU

Maka panduan ini untuk kamu!

Jika kamu mencari panduan pemasaran dan pengembangan perusahaan di pasar Amerika Serikat, kami sarankan agar kamu membaca panduan pada blog perusahaan di antara konten-konten bagus lainnya yang bisa kamu bisa temukan di net bagi pemasar on-line berpengalaman.

Kami telah membagi konten panduan menjadi dua bagian terpisah:

Bagian I

Pada Bagian I, kami akan memperkenalkan gambaran digital advertising (apa itu dan mengapa mempelajarinya), memberi kamu kerangka untuk dipahami saat menentukan saluran pemasaran mana yang bakal kamu garap dengan memanfaatkan konsep-konsep seperti skala, penargetan, dan biaya akuisisi. Kemudian, kami akan memberikan gambaran umum tentang saluran digital advertising and marketing utama, yang membedakan antara saluran organik dan berbayar.‌

Terakhir, kami akan menunjukkan cara memonitor apa yang terjadi di situs internet atau aplikasi kamu. Memberi tahu kamu saluran pemasaran mana yang memberi visitors dengan menggunakan Google Analytics, alat analisis virtual paling terkenal yang digunakan oleh perusahaan kecil ataupun besar.

Bagian II

Di Bagian II, kami akan memperkenalkan dua metrik terpenting dari pemasaran berbasis records modern-day:

  • Biaya akuisisi pelanggan atau client acquisition cost (CAC), dan
  • Nilai umur pelanggan atau (purchaser) lifetime value (LTV).

Kamu akan mempelajari arti dari dua metrik kunci ini, mengapa mereka begitu penting, cara menghitungnya, menggunakan contoh perusahaan nyata, serta kesalahan yang harus kamu hindari saat menghitungnya.

1.1 — Apa itu Digital Marketing?

Digital Marketing (atau Online Marketing) adalah pemasaran produk atau layanan menggunakan teknologi digital, terutama di Internet, namun juga termasuk telepon genggam, display advertising, dan sarana virtual lainnya. — Wikipedia

Mempelajari digital advertising and marketing adalah mempelajari bagaimana cara berinteraksi dengan calon pelanggan melalui digital channel, dengan tujuan membuat mereka melakukan sesuatu pada situs net atau aplikasi tertentu.

Digital Marketing adalah sebuah istilah umum yang mencakup seluruh upaya online advertising and marketing suatu perusahaan. Aktivitas suatu perusahaan di sosial media seperti Facebook atau Instagram, publication yang dikirimkan suatu perusahaan kepada pelanggan mereka, atau periklanan yang dilakukan suatu perusahaan pada situs internet seperti detik.com atau Kompas.com masuk ke dalam strategi “Digital Marketing” yang lebih luas.

Semakin banyak perusahaan berinvestasi ke dalam on line advertising dibandingkan ke dalam offline channel, bukan hanya karena semakin banyak orang yang menggunakan net, tetapi juga karena on line marketing memungkinkan perusahaan-perusahaan tersebut untuk menjangkau audience mereka dengan lebih tepat dan efisien dibandingkan dengan offline channel tradisional seperti radio, koran, atau papan iklan.

Terlebih lagi, virtual marketing memiliki sifat notably measureable. Hal tersebut berarti seorang virtual marketer mengetahui dengan baik bagaimana performa dari setiap on-line advertising channel dan apa Return on Investment (ROI) dari setiap rupiah yang dipakai untuk on-line advertising and marketing.

1.2 — Mengapa Mempelajari Digital Marketing?

Saat ini, Digital Marketer merupakan salah satu kemampuan yang dicari oleh perusahaan-perusahaan, terutama di dalam perusahan e-trade yang sedang berkembang pesat, karena digital marketer memiliki peran utama dalam perkembangan perusahaan-perusahaan seperti Shopee, Lazada, atau Traveloka.

Sebagai hasilnya, ketertarikan terhadap kemampuan digital advertising and marketing di Indonesia meningkat dengan pesat, terutama dalam dua tahun terakhir:

Penggunaan istilah ‘digital advertising and marketing’ di Google dalam five tahun terakhir.

Terdapat peningkatan jumlah lowongan pekerjaan untuk orang-orang yang memiliki kemampuan dalam virtual advertising.

Lowongan pekerjaan Marketing di Glints

Beberapa contoh lowongan pekerjaan virtual advertising and marketing pada beberapa perusahaan teknologi:

Lowongan pekerjaan virtual advertising di ShopeeLowongan pekerjaan digital advertising and marketing di Traveloka

Mempelajari Digital Marketing dapat membukakan anda lowongan pekerjaan yang luas dan karir yang sangat memuaskan di perusahaan-perusahaan teratas.

Digital advertising and marketing terdiri dari beberapa channel online yang berfungsi untuk membantu suatu perusahaan menjangkau calon pelanggan kapanpun mereka menghabiskan waktu di internet. Baik saat mereka membaca sesuatu di net, melakukan pencarian on-line, bersosialisasi melalui media sosial, atau berbelanja through on-line.

Untuk saat ini, kita akan melihat dua klasifikasi dasar dari channel-channel on-line advertising terlebih dahulu.

  • Acquisition vs Retention Channels
  • Organic vs Paid Channels

Acquisition vs Retention Channels

Perbedaan penting yang pertama di antara channel-channel on line advertising adalah perbedaan antara Acquisition Channel dan Retention Channel.

Acquisition Channel adalah channel advertising and marketing yang memungkinkan sebuah perusahaan pertama kali mendapatkan pengguna. Misal, channel marketing yang digunakan untuk membuat seseorang mengunduh aplikasi Grab untuk kali pertama atau untuk membuat seseorang melakukan pembelian pertama melalui Shopee, masuk ke dalam kategori Acquisition Channel.

Berbeda dengan Acquisition Channel, Retention Channel adalah channel advertising yang digunakan oleh suatu perusahaan untuk mendorong pelanggan mereka agar melakukan transaksi lagi. Misal, setelah seseorang melakukan pembelian melalui aplikasi Traveloka, orang tersebut akan menerima email secara terus-menerus dari Traveloka yang memberikan informasi mengenai layanan dan penawaran-penawaran lainnya. Salah satu contoh retention channel yang populer adalah melalui email marketing atau melalui notifikasi aplikasi.

Organic vs Paid Channels

Perbedaan penting yang kedua di antara channel-channel on line advertising and marketing adalah perbedaan antara Organic Channel dan Paid Channel.

Organic channel adalah channel yang tidak mengharuskan suatu perusahaan untuk membayar setiap kali terdapat pertambahan kunjungan ke website atau aplikasi perusahaan tersebut.

Misal, saat seseorang mengklik suatu hyperlink yang terdapat di dalam e mail yang dikirimkan oleh sebuah perusahaan dan mendarat ke internet site perusahaan tersebut, perusahaan tersebut tidak perlu membayar biaya apapun untuk setiap klik atau kunjungan ke website tersebut. Perusahaan tersebut memperolehnya dengan free of charge atau, dalam kata lain, secara organik.

Contoh newsletter dari GoJek

Lain halnya saat anda melihat banner promosi pada sebuah website seperti pada Kompas.com, perusahaan yang mengiklankan (pada contoh di bawah adalah Nissan) membayar untuk setiap kesan (affect) yang dibuat oleh banner tersebut atau setiap klik yang dilakukan oleh pengunjung di banner tersebut. Oleh karena itu, setiap kunjungan internet site yang terjadi karena klik seperti itu dianggap berbayar.

Contoh iklan Nissan pada website Kompas.com

Organic Channel pada awalnya lebih sulit untuk berkembang dan membutuhkan investasi awal yang lebih besar dalam bidang tenaga kerja, sehingga organic channel biasanya dipakai untuk tujuan jangka panjang.

Paid Channel lebih mudah untuk dipakai dan tidak memerlukan investasi awal yang besar, namun seiring dengan pertumbuhan perusahaan anda biayanya akan semakin mahal karena perusahaan harus membayar untuk setiap kunjungan internet site/down load yang didapatkan dari iklan.

Bagaimana Cara Memilih Channel Online Marketing yang Tepat?

Sangatlah penting untuk memprioritaskan upaya online advertising anda pada channel yang lebih sesuai dengan sifat bisnis Anda.

Kami menyarankan untuk melihat setiap channel berdasarkan 3 kriteria berikut :

  • Skalabilitas
  • Penargetan
  • Biaya (Customer Acquisition Cost)

Berdasarkan pengalaman kami, 3 kriteria diatas dapat memberikan kerangka yang cukup kuat untuk memulai dan menghindari buang-buang waktu (dan uang) di channel yang tidak sesuai dengan bisnis anda.

2.1 — Skalabilitas

Seberapa besar advertising channel yang anda gunakan? Jika anda dapat menghabiskan uang yang tak terbatas, berapa banyak orang yang dapat anda jangkau di channel tersebut?

Google dan Facebook (termasuk Instagram, WhatsApp, & Messenger, yang semuanya dimiliki oleh Facebook) adalah dua online advertising channel terbesar saat ini, karena hampir semua orang yang menggunakan internet juga menggunakan layanan mereka.

Dominasi Google dan Facebook dalam bidang on-line advertising and marketing tercermin oleh pangsa virtual advertising mereka (Alphabet = perusahaan induk Google).

Untuk suatu channel, semakin besar dan fleksibel, semakin bagus pula channel tersebut, karena anda dapat menggunakannya seiring dengan pertumbuhan perusahaan dan penjualan anda.

Di sisi lain, jika suatu channel memiliki memiliki skalabilitas yang kecil, maka anda hanya dapat menggunakannya sampai pada titik tertentu saja. Hal ini sangat tidak perfect karena anda harus mencari channel lain untuk digunakan begitu anda mencapai titik jenuh (yang berarti anda harus membuat strategi baru, yang akan memakan waktu dan menghabiskan biaya).

2.2 — Penargetan

Agar digital advertising anda menjadi efektif, anda harus mampu menargetkan pengguna yang tepat untuk produk atau layanan yang anda tawarkan.

Jika produk anda menargetkan orang-orang berpenghasilan tinggi, maka anda akan membuang-buang uang jika iklan anda menargetkan masyarakat berpenghasilan rendah. Hal yang sama akan terjadi jika anda menjual produk anda pada region tertentu. Akan menjadi sia-sia jika anda mengiklankan produk anda di Surabaya padahal produk anda hanya dijual di Jakarta.

Saat ini terdapat 2 jenis penargetan on line:

  • Behavioral Targeting
  • Demographic Targeting

2.2.1 — Behavioral Targeting

Behavioral focused on adalah penargetan berdasarkan niatan seseorang untuk membeli produk atau layanan tertentu melalui tindakan yang mereka lakukan.

Misalnya, jika seseorang ingin membeli phone, orang tersebut mungkin terlebih dahulu membandingkan harga phone tersebut diantara toko-toko on-line untuk melihat toko online manakah yang menjual dengan harga lebih murah.

Ini adalah salah satu contoh di mana anda dapat menjangkau orang tersebut dengan beriklan di Google pada key-word tertentu. Iklan anda dapat muncul setiap kali seseorang melakukan pencarian dengan key-word yang sesuai dengan produk anda.

2.2.2 — Demographic Targeting

Dengan Demographic Targeting anda dapat menargetkan calon pelanggan berdasarkan demografi dan ketertarikan (hobby) mereka. Misalnya, (secara hipotesis) anda dapat menargetkan wanita + tinggal di Bandung + menempuh pendidikan di ITB + menyukai musik Rock. Penargetan jenis ini tersedia di platform seperti Facebook atau Instagram.

Untuk penargetan jenis ini, pengguna tidak perlu melakukan tindakan apapun, tetapi pengguna akan ditargetkan secara otomatis jika memiliki kecocokan terhadap kriteria demografi dan interest yang anda tentukan. Kriteria penargetan yang dapat anda atur sangat tergantung pada platform yang anda gunakan.

Kelebihan menggunakan Demographic Targeting dibanding Behavioral Targeting adalah anda dapat langsung mencapai target pengguna tanpa perlu menunggu mereka melakukan suatu tindakan. Namun kelemahannya adalah target anda semakin lama akan semakin terbiasa dengan iklan anda dan akan semakin jarang mengklik karena tidak ada niatan membeli yang akan memicu iklan anda.

2.three — Biaya (CAC)

Biaya pemasaran yang dikeluarkan oleh sebuah perusahaan untuk mendapatkan pelanggan baru yang membeli produk atau layanan untuk pertama kalinya disebut Customer Acquisition Cost (CAC).

Untuk lebih mengerti mengenai CAC, mari kita lihat contoh berikut:

  • Perusahaan X mempekerjakan seorang virtual marketer dengan gaji Rp 10 juta according to bulan.
  • Perusahaan X melakukan pemasaran melalui Facebook Ads dengan biaya Rp 20 juta consistent with bulan.
  • Sebagai hasilnya, mereka mendapatkan a hundred pelanggan baru setia bulannya (pelanggan baru = pelanggan yang pertama kali melakukan pembelian di perusahaan tersebut)
  • Maka, CAC mereka dapat dihitung dengan cara : (10 juta + 20 juta) / one hundred pelanggan = Rp 300.000,- per pelanggan

CAC merupakan salah satu metrik yang penting untuk diperhatikan dalam digital advertising. Bahkan mungkin yang paling penting. Seorang virtual marketer yang baik seharusnya mengetahui dengan baik CAC setiap channel yang digunakan.

Mengingat bahwa setiap acquisition channel memiliki CAC yang berbeda, sebuah perusahaan bisa saja tidak memanfaatkan channel tertentu dengan CAC yang terlalu tinggi karena akan sulit untuk mendapatkan keuntungan. Semakin tinggi CAC yang dapat perusahaan anda bayarkan, semakin banyak acquisition channel yang dapat anda investasikan.

Pandangan umum terhadap berbagai macam Organic Channel:

  • SEO
  • Social Media Organic
  • Email Marketing

Seringkali disebut sebagai “Organic Search”

Ringkasan

  • Skalabilitas: TINGGI
  • Penargetan: BEHAVIORAL
  • Biaya/CAC: TINGGI untuk jangka pendek, RENDAH untuk jangka panjang

Penjelasan

search engine optimization, singkatan dari “Search Engine Optimization”, adalah salah satu cara untuk meningkatkan visibilitas sebuah internet site dalam hasil pencarian organik (gratis) sebuah mesin pencari, khususnya Google.

Sangatlah penting untuk memahami perbedaan antara organic results atau paid consequences (atau Google Ads), karena masing-masing hasil pencarian sangatlah independen dan tidak dapat disamakan. Dalam menjalankan search engine marketing goal anda adalah untuk mencapai peringkat tertinggi dalam organic effects, dan bukan dalam paid effects.

Search Engine Results Pages (SERP) for the hunt “huawei p10 harga)Perusahaan Seperti Apakah yang Sebaiknya Berinvestasi ke dalam SEO

search engine marketing adalah salah satu advertising and marketing channel yang paling berpengaruh, memiliki skalabilitas yang tinggi, serta dapat dimanfaatkan oleh hampir segala jenis bisnis.

Untuk memulainya memang membutuhkan banyak pekerjaan dan channel tersebut sangat sulit untuk dikuasai sepenuhnya. Namun, jika anda berhasil melakukannya, hal tersebut akan menjadi salah satu pilar utama pemasaran on line anda.

Saat ini di Indonesia belum banyak SEO Specialist yang hebat. Oleh karena, itu terdapat peluang yang besar bagi para search engine optimization Marketer untuk menjadikan channel ini sebagai fokus utama untuk memasarkan perusahaan mereka.

Contoh waktu yang tidak tepat untuk berfokus ke search engine optimization

  • Saat anda memerlukan hasil yang cepat atau instan : search engine optimization membutuhkan waktu sebelum mulai membuahkan hasil. Oleh karena itu, anda sebaiknya menggunakan search engine marketing untuk hasil jangka panjang.
  • Saat produk anda sangat baru atau inovatif sehingga tak banyak orang yang melakukan pencarian : Dalam kasus ini sebaiknya anda jangan melakukan penargetan berdasarkan niatan seseorang atau behavioral concentrated on seperti Google/SEO. Akan lebih baik jika anda melakukan penargetan berdasarkan demografik atau demographic focused on.

Sumber-sumber Untuk Mempelajari SEO

Di Internet, terdapat banyak konten mengenai SEO yang tidak dapat dipercaya dan dapat mengajarkan hal yang salah kepada anda. Sumber terbaik di Internet untuk mempelajari dasar-dasar SEO adalah “The Beginner’s Guide to SEO” oleh Moz. Kami menyarankan anda untuk membaca bab pertama, search engine optimization a hundred and one, yang akan memberikan anda pandangan umum mengenai apa itu search engine marketing dan mengapa search engine optimization sangat penting bagi segala jenis perusahaan on line.

Ringkasan

  • Skalabilitas: RENDAH
  • Penargetan: DEMOGRAFIK
  • Biaya/CAC: RENDAH

Penjelasan

Saat anda melihat sebuah perusahaan memposting di halaman Facebook atau membagikan Instagram Story, anda sedang melihat social media advertising and marketing mereka.

Halaman Facebook milik DANA


Setiap konten yang dipublikasikan di media sosial dianggap sebagai bagian dari social media marketing suatu perusahaan. Di Indonesia, khususnya, media sosial adalah sesuatu yang sangat besar, dengan lebih dari one hundred thirty juta pengguna media sosial aktif, atau sama dengan 50% overall populasi Indonesia (!!!)

Berikut adalah daftar platform media sosial yang paling banyak digunakan consistent with 2018.

Untuk statistik dan angka penting lainnya mengenai media sosial di Indonesia, kami menyarankan anda untuk mengunjungi “Indonesia digital panorama 2018” yang dibuat oleh Hootsuite dan we are social.

Untuk media sosial sangatlah penting untuk membedakan antara natural social media publish dan (paid) social media ads. Akhir-akhir ini, jika di Facebook anda melihat sebuah post dari sebuah perusahaan, anda hampir selalu dapat melihat paid ads atau backed submit (lihat contoh di bawah).

Organic Social Media adalah channel yang bisa menjadi sangat efektif untuk meningkatkan brand focus terhadap perusahaan-perusahaan tersebut.

Namun, jika digunakan untuk meningkatkan site visitors atau untuk meningkatkan sales, organic social media memiliki efek yang terbatas. Terlebih lagi di Facebook dimana jangkauan organic posts sangat terbatas.

Mengapa seperti itu?

Saat perusahaan anda mempublikasikan sebuah submit di Facebook atau Instagram, hanya sebagian kecil orang dapat melihatnya (atau dalam kata lain, jangkauan anda sangat kecil). Kecuali, anda menginvestasikan sebagian modal anda untuk mensponsori (atau boosting) postingan anda. Ini adalah cara Facebook memaksimalkan investasi dari perusahaan-perusahaan di dalam platform-nya dan juga keuntungannya.

Jika anda ingin strategi sosial media anda mempunyai dampak yang besar, anda sebaiknya mulai membeli iklan (akan lebih dalam dibahas di dalam Social Media Paid).

Sumber-sumber Untuk Mempelajari Social Media Organic

Kami menyarankan artikel yang dibuat oleh Hubspot, yang juga memiliki tautan ke beberapa bahan bacaan agar anda dapat lebih mendalami topik ini.

Ringkasan

  • Skalabilitas: MENENGAH
  • Penargetan: BEHAVIORAL dan DEMOGRAFIK
  • Biaya/CAC: RENDAH

Penjelasan

Email advertising adalah advertising channel yang biasanya merupakan bagian dari CRM (Customer Relationship Management) yang lebih luas dalam suatu perusahaan. Seperti namanya, email advertising menggunakan e mail sebagai channel untuk berinteraksi dengan calon pelanggan dan juga dengan pelanggan saat ini.

Sampai saat ini, electronic mail marketing masih merupakan salah satu channel yang paling efektif meskipun sudah cukup tua. Kelebihan utama e mail advertising adalah untuk retention techniques, yaitu strategi untuk membuat seorang pelanggan tetap tertarik dan terikat dengan suatu produk atau layanan.

Pada dasarnya, terdapat dua jenis email advertising and marketing :

  • Email Newsletter
  • Email Drip Campaigns

three.3.1 — Email Newsletter

Newsletter adalah email yang dikirimkan secara teratur kepada daftar pelanggan suatu perusahaan dengan konten berisi informasi-informasi yang dapat dibaca oleh pelanggan tersebut.

Contoh e-newsletter dari GoJek


three.3.2 — Email Drip Campaigns

Drip Campaigns adalah serangkaian e-mail yang dipicu oleh sesuatu yang dilakukan (atau tidak dilakukan) oleh seorang pengguna pada sebuah situs web/aplikasi dan/atau dikirimkan secara otomatis pada jadwal tertentu.

Beberapa contoh Drip Campaigns yang umum:

  • Welcome Email (Email Sambutan): Email ini terpicu ketika seorang pengguna mulai berlangganan pada suatu layanan (dan setuju untuk menerima e-mail dari perusahaan tersebut).

Contoh welcome email (electronic mail sambutan) dari OVO

  • Upselling Email : Email ini akan terkirim secara otomatis setelah pengguna selesai melakukan pembelian untuk mengajak pengguna tersebut melakukan pembelian produk/layanan lagi.

  • Re-activation Email (Email Reaktifasi): Email ini akan terkirim jika seorang pengguna belum melakukan tindakan tertentu dalam jangka waktu tertentu (misal: Seorang pengguna belum melakukan pembelian atau menggunakan layanan tertentu selama enam bulan).

Contoh Re-activation Email dari DuolingoPerusahaan Seperti Apakah yang Sebaiknya Berinvestasi ke dalam Email Marketing?

Semua perusahaan sebaiknya berinvestasi ke dalam electronic mail marketing, khususnya ke dalam email drip campaign. Setelah anda membuat sistem email otomatis, anda akan dapat menghasilkan visitors dan income tambahan untuk bisnis anda secara free of charge.

Semakin banyak informasi yang anda miliki mengenai pelanggan anda, maka electronic mail anda akan semakin granular dan penargetan anda akan semakin baik. Selain itu, upaya email advertising anda akan menjadi semakin efektif.

Berdasarkan pengalaman kami, dengan skalabilitas electronic mail advertising anda dapat meningkatkan site visitors/sales anda antara 15% — 20%.

Contoh waktu yang tidak tepat untuk berfokus ke Email Marketing

  • Jika foundation pelanggan anda sangat kecil, sebaiknya anda meningkatkan foundation email pelanggan anda terlebih dahulu sebelum mulai membuat sistem e mail advertising tingkat lanjut.

Sumber-sumber Untuk Mempelajari Email Marketing

Jika anda ingin mengetahui lebih lanjut lagi mengenai Drip Campaigns, artikel dari Zapier adalah salah satu sumber yang dapat anda baca.

Pandangan umum terhadap berbagai macam Paid Channel

  • Paid Search
  • Social Media Paid
  • Ad Networks

Ringkasan

  • Skalabilitas: TINGGI
  • Penargetan: BEHAVIORAL
  • Biaya/CAC: MENENGAH

Penjelasan

Paid Search, Google Ads, dan SEM adalah istilah-istilah berbeda yang mengacu pada satu jenis on-line advertising yang sama, yaitu, hasil pencarian bersponsor yang dapat anda lihat ketika anda melakukan pencarian di Google dari komputer atau ponsel anda.

Singkatnya, Paid Search memungkinkan anda untuk menampilkan iklan anda melalui pelelangan kecil pada keyword yang anda pilih sehingga setiap kali seseorang melakukan pencarian menggunakan key-word tersebut, anda akan menawarkan suatu jumlah tertentu agar iklan anda dapat ditampilkan. Google Ads beroperasi menggunakan version Pay-in keeping with-Click (PPC), yang berarti anda membayar Google setiap kali seorang pengguna mengklik iklan anda (di Indonesia umumnya <$1 in step with klik).

Perusahaan Seperti Apakah yang Sebaiknya Berinvestasi ke dalam Paid Search ?

Paid seek adalah salah satu advertising and marketing channel yang paling banyak digunakan oleh segala jenis bisnis karena memiliki skalabilitas yang tinggi dan penargetan yang sangat kuat. Anda dapat mulai menggunakan Google Ads dengan berinvestasi mulai dari $1 per hari sampai jutaan dolar tiap bulannya.

Tidak seperti search engine optimization, anda hanya membutuhkan beberapa jam saja untuk mulai menggunakan paid seek dan anda akan dapat mulai meningkatkan traffic ke internet site atau aplikasi anda dengan cepat.

Jika pelanggan anda mencari produk atau layanan yang anda jual, anda sangat disarankan menggunakan Google Ads.

Contoh waktu yang tidak tepat untuk berfokus ke Paid Search

  • Saat produk anda sangat baru atau inovatif sehingga tak banyak orang yang melakukan pencarian : Dalam kasus ini sebaiknya anda jangan melakukan penargetan berdasarkan niatan seseorang atau behavioral targeting seperti Google Ads. Akan lebih baik jika anda melakukan penargetan berdasarkan demografik atau demographic focused on. (Sama seperti search engine marketing)
  • Jika Google Ads menjadi terlalu mahal: untuk sektor-sektor tertentu yang sangat kompetitif (misal: e-commerce di Indonesia), Google Ads menjadi semakin mahal dengan basis fee-according to-click on. Oleh karena itu, mungkin akan lebih baik jika anda mulai menggeser strategi pemasaran anda secara bertahap sehingga lebih mengacu pada search engine marketing dan natural traffic.

Sumber-sumber Untuk Mempelajari Paid Search

Karena paid seek merupakan strategi paid acquisition yang paling diminati dan populer, maka terdapat banyak panduan yang lengkap dan mendalam mengenai Google Ads dan paid seek, termasuk dari Google sendiri.

Kami merekomendasikan panduan dari Hootsuite berikut karena menjelaskan dasar-dasar Google Ads.

Ringkasan

  • Skalabilitas: TINGGI
  • Penargetan: DEMOGRAFIK
  • Biaya/CAC: MENENGAH

Penjelasan

Social Media Paid atau Social Media Ads mengacu pada periklanan yang tersedia di platform-platform sosial media seperti Facebook dan Instagram (Keduanya adalah yang terbesar untuk saat ini).

Contoh iklan di FacebookContoh iklan di Instagram

Dengan Social Media Ads, anda dapat menargetkan pengguna berdasarkan demografi dan ketertarikan mereka, hal ini akan sangat berguna jika anda menargetkan pengguna dengan karakteristik tertentu. Social Media Ads memiliki cara kerja yang mirip dengan Google Ads. Sebagai seseorang yang beriklan, anda membayar setiap kali seorang pengguna melihat iklan anda (Cost-in step with-Impression) atau mengklik iklan anda (Cost-per-Click).

Social Media Paid adalah salah satu acquisition channel utama yang berpotensial dan memiliki skalabilitas tinggi, sehingga sebaiknya setiap perusahaan mencoba untuk berinvestasi ke dalamnya.

Facebook dan Instagram adalah tempat dimana para pengguna bukan mencari solusi untuk permasalahan yang mereka hadapi, namun menemukan produk dan layanan yang baru. Sehingga Social Media Paid akan menjadi efektif jika hal yang dijual oleh sebuah perusahaan memiliki daya tarik visible, sehingga dapat menarik perhatian pengguna.

Contoh waktu yang tidak tepat untuk berfokus ke Social Media Paid

  • Relative fee vs Paid Search : Jika anda menjual produk yang sangat berbasis pada pencarian pengguna / rationale pengguna, mungkin Paid Search merupakan channel yang lebih efektif dan murah bagi anda.

Sumber-sumber Untuk Mempelajari Social Media Paid

Lagi-lagi, banyak sekali sumber yang mengajarkan Social Media Paid. Materi pembelajaran dari Shopify berikut sangat kami rekomendasikan karena menjelaskan cara kerja Facebook Ads dengan sederhana serta mudah untuk dimengerti.

Ringkasan

  • Skalabilitas: TINGGI
  • Penargetan: DEMOGRAFIK
  • Biaya/CAC: TINGGI

Penjelasan

Ad Networks memungkinkan anda untuk beriklan di setiap situs web utama dan kebanyakan aplikasi cell. Sebagai contoh, iklan yang anda lihat pada situs berita on line seperti Tribunnews umumnya ditampilkan melalui Ad Networks.

Ad Network yang paling besar dan popular adalah Google Display Network (GDN) yang merupakan bagian yang lebih besar dari Google Ads (yang juga termasuk Paid Search channel). Melalui GDN, iklan anda dapat mencapai lebih dari 90% pengguna Internet dan lebih dari 2 juta situs(!) Jangkauannya sangat luas bukan?

Perusahaan Seperti Apakah yang Sebaiknya Berinvestasi ke dalam Ad Network?

Perusahaan yang memiliki target audience yang tersebar, perusahaan yang sudah menggunakan on line advertising channel lainnya, dan perusahaan yang berusaha meningkatkan emblem recognition dan bukan menghasilkan direct conversion/income.

Penggunaan lain dari Ad Networks yang sangat menguntungkan adalah penggunaan Ad Network untuk retarget orang-orang yang sudah mengunjungi internet site atau aplikasi anda. Retargeting Marketing adalah jenis advertising yang terjadi pada anda ketika anda melihat iklan dari aplikasi yang baru saja anda download atau internet site yang baru saja anda kunjungi.

Contoh waktu yang tidak tepat untuk berfokus ke Ad Network

  • Karena Ad Network pada umumnya menghasilkan kualitas site visitors yang rendah, maka biaya/CAC dari penggunaan Ad Network juga cenderung lebih tinggi daripada Paid Search dan Social Media Channel. Oleh karena itu, sebaiknya perusahaan tidak menggunakan Ad Network sebagai acquisition channel pertama.

Sumber-sumber Untuk Mempelajari Ad Networks

Pengenalan terhadap Display Ads dan khususnya Google Display Network yang komprehensif oleh Acquisio.

Sebuah analisis data kualitatif dan kuantitatif dari website milik anda dan pesaing anda, (2) untuk mendorong peningkatan berkelanjutan dari on-line experience yang dirasakan pelanggan dan calon pelanggan anda, (3) yang ditafsirkan menjadi hasil yang anda inginkan (on-line dan offline) — Avinash Kaushik

​Salah satu alasan digital advertising menjadi sangat berguna adalah karena kemampuan pelacakan (trackability) dan pengukurannya (measurability). Hal tersebut dapat digunakan untuk memperhitungkan apakah marketing approach yang anda lakukan berhasil dengan efektif atau tidak, dengan tingkat presisi yang tinggi dan actual-time.

Kemampuan untuk memperhitungkan Return-on-Investment (ROI) dari setiap on-line advertising and marketing channel dan setiap pengeluaran masih mungkin terjadi di dunia maya. Namun, di dunia nyata, akan sangat sulit untuk dilakukan.

Dari tahun ke tahun, terdapat salah satu platform digital marketing yang semakin populer dan dipakai oleh segala jenis bisnis, baik besar maupun kecil, untuk melacak person interactions di website perusahaan tersebut >> Google Analytics.

Mari mulai mengenal Google Analytics.

Bagaimana Cara Kerja Google Analytics?

Setelah bertahun-tahun, kami menyadari bahwa banyak digital marketer dengan pengalaman bertahun-tahun tidak sepenuhnya mengerti cara kerja Google Analytics (GA). Mereka tidak mengerti arti dari “internet site tracking”

Berdasarkan pengalaman kami, kami mempercayai bahwa pemahaman akan cara kerja GA sejak awal sangatlah berharga. Oleh karena itu, kami merekomendasikan anda untuk membaca penjelasan dari Google pada tautan ini.

Perkenalan dengan Interface Google Analytics

Mari kita mulai!

Klik di sini untuk memulai tur Google Analytics Account dari Google Merchandise Store (anda harus masuk ke dalam Google Account untuk mengaksesnya).

Akun GA dari Google Merchandise Store (1/2)

Selanjutnya, lanjutkan tur anda dengan mencari tahu tentang laporan utama Google Analytics.

Akun GA dari Google Merchandise Store (2/2)

Terakhir, pelajari bagaimana cara menavigasi keseluruhan laporan:

Dalam Google Analytics, terdapat four jenis laporan. Untuk dapat mengerti arti dan kegunaan dari masing-masing laporan dan perbedaan mereka (bukan hanya mengingat interface masing-masing dari mereka), akan memberikan anda fondasi yang kuat dalam memahami analisis dari sebagian besar internet site dan aplikasi.

5.2.1 — Audience Reports

Audience record berisi laporan-laporan yang akan membantu anda dalam memahami karakteristik pengunjung website anda. Misal: negara/kota mereka saat mengakses situs anda, teknoogi yang mereka gunakan (device, browser), usia, jenis kelamin, etc. Berdasarkan pengalaman kami, laporan yang paling penting dalam Audience Report adalah:

  • New dan Returning
  • Mobile (overview + tool)
  • Browser

Secara umum, target market report sangat berguna untuk melihat apakah demografik pengguna anda berubah seiring waktu, tetapi anda jangan melihatnya laporan-laporan tersebut setiap hari (karena itu adalah kegunaan acquisition file, selebihnya lihat dibawah).

Untuk penjelasan yang lengkap mengenai target audience record, tonton video singkat di bawah ini.

five.2.2 — Acquisition Reports

Acquisition Reports mungkin adalah laporan-laporan yang paling penting dan dapat ditindaklanjuti di GA. Oleh karena itu, anda harus mengerti mengenai laporan ini dengan sangat baik.

Laporan-laporan ini memberikan anda informasi yang anda perlukan mengenai sumber-sumber (contoh: advertising and marketing channel) yang menarik pengguna internet ke website anda. Apakah anda mengingat acquisition channel yang dibahas di bagian pertama? Dalam acquisition channel anda akan mengetahui bagaimana performa dari setiap channel dan berapa banyak kontribusi mereka ke dalam aplikasi/internet site anda.

Untuk penjelasan yang lengkap mengenai acquisition record, tonton video singkat di bawah ini.

5.2.3 — Behavior Reports

Saat seseorang mengunjungi internet site anda melalui acquisition channel manapun, apa yang mereka lakukan? Bagaimana cara mereka berinteraksi dengan website/aplikasi anda?

Berapa lama mereka menghabiskan waktu untuk browsing, halaman manakah yang mereka kunjungi? Anda dapat melihat jawaban dari pertanyaan-pertanyaan ini dan pertanyaan lainnya di Behavior Reports.

Laporan yang paling penting adalah Landing Pages, karena laporan tersebut memberitahukan ‘titik masuk’ ke internet site anda atau halaman pertama yang dilihat (dikunjungi) oleh pengguna.

five.2.4 — Conversion Reports

Conversion Reports merupakan salah satu laporan yang sangat penting. Namun, laporan ini sedikit lebih kompleks sehingga akan lebih sulit untuk menguasai Conversion Reports sepenuhnya.

Pada awalnya, tidak ada conversion yang akan di-song oleh Google Analytics karena conversion sangat tergantung pada jenis bisnis anda. Pertama-tama, anda harus menentukan conversion apakah yang tepat untuk bisnis anda.

Conversion tersebut bisa saja berupa pengunjung yang mendaftar pada publication anda, pembelian barang, atau apapun yang mungkin akan menambahkan nilai pada bisnis anda. Untuk mulai monitoring sebuah conversion, anda harus membuat sebuah ‘aim’ terlebih dahulu.

Sangatlah penting bagi anda untuk menetapkan aim terlebih dahulu. Karena, penetapan purpose adalah satu-satunya cara bagi bisnis anda untuk memperhitungkan ROI dari setiap acquisition channel dan setiap aktivitas advertising anda.

Untuk mempelajari lebih dalam mengenai goals di Google Analytics, tonton video di bawah ini.

Untuk menggabungkan dan mengembangkan pengertian anda tentang apa yang dapat anda lakukan dengan Google Analytics, kami merekomendasikan anda untuk membaca artikel di bawah ini yang dibuat oleh ShivarWeb. Artikel ini membahas GA secara komprehensif dan lengkap.

Lanjutkan ke Bagian Kedua untuk mempelajarai tentang dua metrik paling penting dari facts-pushed advertising: Customer Acquisition Cost (CAC) dan Customer’s Lifetime Value (LTV).

Kamu akan mempelajari kegunaan kedua metrik tersebut, mengapa keduanya sangat penting, dan bagaimana memperkirakannya menggunakan contoh dari perusahaan asli, serta kesalahan-kesalahan yang harus kamu hindari ketika melakukan kalkulasi tersebut.  

Apakah kamu ingin memulai karir di digital advertising and marketing tapi tidak tau harus mulai dari mana? Daftarkan dirimu di Program Digital Marketing RevoU!

Tentang RevoU:

✓ Kelas on line harian yang interaktif selama 15 minggu (19.00-21.00 WIB)

✓ Belajar dari instruktur terbaik di industrinya (lokal dan internasional)

✓ Pembimbingan karir secara personal melalui 1:1 mentorship sessions

✓ Jika kamu sedang mencari kerja dan tidak mendapatkannya di akhir software, maka kursus ini gratis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *